Breaking News
Loading...

Religi

Otomotif

Tips

Tech News

Random Post

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Sabtu
Kecukupan GIzi Berpengaruh pada Pertumbuhan Tinggi

Kecukupan GIzi Berpengaruh pada Pertumbuhan Tinggi

dok. : Naila Adam
Seorang ahli gizi dari Universitas Indonesia (UI), Endang L Achadi mengatakan, bahwa anggapan orang yang mengatakan bahwa anak bertubuh pendek akibat dari faktor genetik tidaklah tepat. Namun Faktor kecukupan gizi bisa menjadi pemicu utama penyebab anak memiliki tubuh pendek adalah . Olehnya itu cakupan Gizi harus terpenuhi sejak ibu hamil.

Fase pembentukan organ tubuh terjadi di delapan minggu pertama kehamilan, termasuk otak. Fase berikutnya adalah fase pembelahan sel. Fase ini menentukan jumlah sel otak. Kedua fase ini masuk dalam seribu hari pertama kehidupan. Apabila gizi tidak cukup, maka pembentukan organ dan pembelahan sel akan terganggu.

Endang menyarankan kepada para remaja perempuan untuk mempersiapkan fisik ketika akan menikah. Hal ini karena kecukupan gizi janin dalam kandungan sangat ditentukan oleh kecukupan gizi calon ibu. Calon ibu yang kurus memiliki risiko mengandung janin dengan gizi yang kurang. Pun demikian setelah melahirkan, ketersedian air susu juga dipengaruhi oleh kecukupan gizi.

Di Indonesia, permasalahan gizi khususnya anak pendek sering ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, seperti Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah akan menyiapkan dana untuk melaksanakan kegiatan gerakan nasional percepatan gizi mulai tahun 2014.

Kamis
10 Tips Cara Meningkatkan Kemampuan Kerja Memory Otak

10 Tips Cara Meningkatkan Kemampuan Kerja Memory Otak



Faktor umur bukan menjadi penyebab seseorang menjadi pelupa. Bisa jadi itu karena otak mengalami kelelahan dan mengalami overload karena dipaksa bekerja dari waktu ke waktu.

Berikut tips sederhana yang diberikannya untuk meingkatkan kerja memori otak:

1. Biasakan Selalu Mengingat
Coba mulai dengan mengingat huruf kegiatan yang akan Anda lakukan. Contohnya: jika Anda harus membeli susu, keju, telur, dan roti di pasar swalayan, fokus dengan huruf SKTR. Hafalkan dan ingat terus ketika Anda akan berbelanja.

2. Biasakan Menulis Jika tidak mampu mengingat

Coba dengan menuliskannya di kertas. Tulisan sederhana di secarik kertas, biasanya membantu Anda mengingat akan apa yang harus Anda kerjakan. Jika tidak memiliki secarik kertas dan pulpen, coba gunakan fungsi pengingat di ponsel yang Anda miliki.

3. Latih Daya Pikir

Dengan melakukan kegiatan yang bersifat melatih mental dan kata-kata. Seperti mengisi TTS atau bermain dengan puzzle . Bisa juga Anda mulai dengan membuat paper dari kerats koran yang telah Anda baca di pagi hari. Atau latih kerja otak Anda dengan melakukan sejumlah pertanyaan setiap hari.

4. Memiliki Ingatan Baik

Bayangkan Anda Memiliki Ingatan Baik Untuk melatih daya ingat, sangat membantu dengan bermain imajinasi. Misalnya dengan membuat daftar belanjaan dalam bentuk imajinasi nakal. Misalnya jika Anda mau beli jeruk, bayangkan jeruk itu sebagai miniatur matahari di langit.

5. Ucapkan dengan Keras
Tips ini untuk Anda yang suka lupa terhadap nama orang. Katakan dengan keras mengenai diri orang itu sebanyak tiga kali saat Anda akan melakukan sesuatu hal. Misalnya: saat Anda akan meletakkan kunci, katakan, sebut nama orang itu tiga kali.

6. Menantang Kemampuan Otak

Jika Anda terbiasa menyikat gigi atau menyisir rambut dengan tangan kanan. Coba ubah dengan tangan kiri. Karena kebiasaan ini akan melatih otak Anda mengubah kebiasaan.

7. Jangan Lupa Suplemen Otak

Suplemen Otak Makanan yang mengandung banyak antioksidan, vitamin A, C dan E sangat membantu memberikan kesehatan fungsi otak dan memori. Seperti dalam sayuran atau buah yang berwarna, semisal pisang, cabe merah, bayam, dan jeruk. Antioksidan juga membantu tubuh membersihkan efek radikal bebas yang merusak sistem sel di otak dan beberapa bagian tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan minyak ikan yang didapat dari ikan mackerel, sardines dan tuna kaya akan Omega 3 dan 6 , serta beta karoten.

8. Biasakan Mengeja dari A-Z
Jika biasanya dilakukan dengan angka, coba ganti dengan huruf. Coba visualisasikan dalam bentuk huruf dari A-Z.

9. Badan Harus Tetap Sehat

Kondisi Badan Harus Tetap Sehat Satu fakta penting yang harus disadari untuk meningkatkan memori dan kerja otak, lakukan kegiatan olahraga. Karena olahraga mampu memperlancar peredaran darah dan ini membantu meningkatkan kadar oksigen yang dibutuhkan dalam neuron atau otak. Cukup dengan melakukan jalan santai selama 20 menit, itu sudah membantu memperlancar peredaran darah.

10. Konsumsi Herbal
mengkonsumsi ginkgo biloba dapat membantu mengingat jangka pendek. Jika secara rutin dilakukan akan mempermudah serta membantu memori kerja otak. Konsumsi herbal lain pun sangat membantu untuk meningkatkan kerja otak.LI-07
Selasa
Tanda-Tanda Demam Berdarah Serta Pencegahannya

Tanda-Tanda Demam Berdarah Serta Pencegahannya

Bagaimana cara Anda untuk mengecek penyakit yang diderita oleh anak Anda? Padahal kerapkali gejala antara satu penyakit dengan penyakit lainnya sama. Memang butuh kejelian untuk memastikan kondisi penyakit yang diderita oleh anak. Salah satunya adalah dengan memahamilebih jauh mengenai penyakit-penyakit yang kerapkali terjadi pada anak-anak. Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada anak-anak. Anda tentu harus mengenalnya lebih jauh, agar Anda tidak akan panik berlebihan jika suatu saat penyakit ini menimpa anak Anda.
Tanda-tanda Demam berdarah pada anak dan pencegahannya. Demam berdarah (DB) adalah Demam yang terjadi karena infeksi virus dengue. Pasien yang terinfeksi akan mengalami perdarahan di hidung, gusi, atau permukaan kulit, karena itulah disebut Demam “berdarah”. Terkadang penderita dengue akan mengalami Dengue Shock Syndrome (DSS) karena pecahnya pembuluh darah.
Gejala DB adalah Demam yang terjadi secara mendadak, suhu tubuh berkisar di antara 39-40°C. Demam ini disertai sakit kepala hebat (biasanya di dahi), sakit di belakang mata, nyeri sendi, mual/muntah, serta muncul bintik-bintik merah di kulit. Umumnya Demam akan terjadi selama 5-7 hari. Suhu tubuh turun pada hari ke 3 atau 4, lalu naik lagi pada hari berikutnya (pola “tapal kuda”).
DB terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang telah terinfeksi virus. Nyamuk ini sendiri mendapatkan virus setelah menggigit orang yang terinfeksi dengue. Setelah virus masuk ke tubuh seseorang, virus akan berkembangbiak dan gejala akan muncul setelah virus memperbanyak diri, sekitar 4-6 hari masa inkubasi.
Untuk menghindari DB, hindarilah gigitan nyamuk. Perhatikan kapan nyamuk biasanya berkeliaran. Aedes aegypti umumnya keluar sarang 2 jam menjelang matahari terbit dan terbenam, maka berikan perlindungan ekstra pada anak di waktu-waktu ini. Pakaikan baju berlengan panjang, celana panjang, bahkan kaus kaki. Gunakan lotion antinyamuk yang mengandung DEET (dietil toluamid), picaridin, atau minyak eucalyptus, namun perhatikan pemakaiannya pada anak di bawah tiga tahun.
Tanda-tanda Demam berdarah pada anak dan pencegahannya. Nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan di tempat-tempat gelap. Di luar rumah, nyamuk ini bersarang di tempat dingin dan terlindung dari matahari. Maka, pencegahan terhadap DB juga dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan meniadakan tempat berkembangbiak nyamuk. Beberapa hal yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1.   Hindari genangan air. Jika Anda memiliki rumah dengan genangan air dimana-mana, mulai dari selokan atau sekadar tanah yang cekung ke bawah, sebaiknya Anda segera membersihkannya, sebab nyamuk paling menyukai tempat kotor seperti ini. Mereka akan sangat cepat berkembang biak di tempat seperti ini.
2.   Kuras bak mandi atau tempat penampungan air secara teratur. Pernahkah Anda melihat bak mandi Anda ada jentik-jentiknya? Nah, ini tandanya nsi nyamuk sudah mulai berkembang biak disana. Jangan sampai Anda membiarkannya terus menerus karena bisa membuat nyamuk Demam berdarah semakin merajalela. Bersihkan secara teratur bak mandi serta penampungan air agar jentik nyamuk tidak segera berubah wujud menjadi nyamuk dan keluarga Anda terbebas dari Demam berdarah.
3.   Timbun atau buang wadah-wadah tak terpakai yang dapat menampung air. Mulailah secara sehat dalam membuang sampah, salah satunya adalah tidak sembarangan membuang sampah yang bisa membuat air tergenang sepertu plastik atau wadah lainnya. Menimbun sampah jauh lebih aman.
Sabtu
7 Dampak Kemarahan pada Kesehatan

7 Dampak Kemarahan pada Kesehatan

Untuk melampiaskan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan, kebanyakan orang melampiaskannya lewat kemarahan hingga membuat persaannya lega. bahkan tak jarang dilampiaskan kemarahan/ emosianal tersebut dengan berlebihan, namun dibalik emosional tersebut ternyata memiliki sisi negatif yang berdampak pada kesehatan tubuh kita.

Karena Kesehatan emosional adalah salah satu kunci untuk menjaga tubuh tetap sehat. Emosi seseorang bisa ditunjukkan ketika ia sedang merasa senang tentang suatu hal, marah kepada orang lain, maupun takut akan sesuatu. Bila anda sedang merasa bahagia atau senang, maka akan berdampak positif pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebaliknya, jika anda sedang diselimuti amarah yang tinggi, maka akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh anda.
Risiko kesehatan yang terkait dengan kemarahan dinilai cukup serius. Pasien yang mengalami penyakit jantung akan menghadapi risiko kesehatan yang sangat serius dan fatal apabila mereka sedang marah. Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk belajar bagaimana memanajemen atau mengontrol diri ketika rasa marah datang. Hal ini dikarenakan efek negatif bagi kesehatan tubuh yang ditimbulkan akibat kemarahan tidaklah sedikit.

Berikut gangguan dan penyakit yang datang ke tubuh akibat kemarahan:

1. Stres
Salah satu efek negatif yang ditimbulkan akibat kemarahan adalah stres. Setelah kemarahan reda, biasanya seseorang akan mengalami stres, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit serius seperti diabetes, tekanan darah tinggi, depresi, dan lain sebagainya.

2. Penyakit Jantung
Gangguan jantung seperti jantung berdebar sangat kencang melebihi batas normal dipicu akibat kemarahan. Jika anda termasuk orang yang cepat marah, detak jantung anda mungkin akan terus meningkat, membuat anda rentan terhadap serangan jantung.

3. Gangguan tidur
Ketika anda marah, berbagai hormon ‘berkecamuk’ di dalam tubuh anda. Hal ini memungkinkan anda untuk mengalami gangguan tidur. Jika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, tubuh anda rentan terkena berbagai penyakit. Selain itu, kurang tidur akan membuat pikiran anda kacau.

4. Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh kemarahan. Ketika anda marah, tekanan darah dalam tubuh anda semakin meningkat untuk sementara waktu. Namun demikian, hal tersebut tetap tidak menjauhkan anda dari risiko penyakit jantung yang disebabkan tekanan darah tinggi.

5. Masalah pernapasan
Orang yang rentan mengalami gangguan pernapasan seperti asma, akan semakin sulit untuk bernapas ketika mereka marah. Kemarahan secara mudah akan memicu serangan asma dan membuat anda terengah-engah.

6. Sakit kepala
Kemarahan akan membuat pembuluh darah diotak berdenyut semakin ‘liar’. Hal ini memicu terjadinya sakit kepala yang akut.

7. Stroke

Stroke terjadi saat pembuluh darah yang ada di otak pecah, membuat pasokan darah ke suatu bagian otak menjadi terganggu. Hal ini bisa terjadi akibat kemarahan, di mana membuat tekanan darah dalam tubuh semakin tinggi. Strokedapat melumpuhkan tubuh anda seketika.

Demikian faktor negatif yang diakibatkan dari emosinal yang terkadang kita luapkan secara berlebihan.
4 Cara Pencegahan Asma pada Anak Sejak Dini

4 Cara Pencegahan Asma pada Anak Sejak Dini

Asma merupakan penyakit kronis yang rentan dialami anak-anak. Dan hal ini dapat dicegah terjadinya sejak dini dengan memberikan perhatian kepada anak khusunya kebersihan polusi lingkungan. Asma dapat mempengaruhi pernapasan, diakibatkan oleh peradangan di paru-paru dan saluran pernapasan. Sebagian besar serangan asma pada anak-anak disebabkan oleh reaksi alergi, dan orang tua bisa melihat hal ini sebagai antisipasi untuk mengurangi terjadinya asma, meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegahnya.

1. Jauhkan anak dari asap rokok
Pastikan anak anda tidak terkena paparan asap rokok atau polusi udara, karena hal ini akan memicu gejala asma pada anak. Jangan biarkan perokok merokok di dalam rumah anda, terutama jika anak anda memiliki asma. Membiarkan anak terkena paparan asap rokok dapat membuat mereka menderita penyakit asma, ataupun memicu gejala asma apabila mereka memang mengidap penyakit ini. Selain itu, risiko terkena asma pada bayi yang baru lahir akan meningkat secara signifikan apabila ibunya merokok selama kehamilan.

2. Menjaga kebersihan rumah
Bersihkan lantai setiap hari, disapu dan dipel. Bersihkan juga karpet atau sprei kasur yang kerap kali dihinggapi debu, bisa menggunakan vakum cleaner atau alat pembersih debu lainnya. Intinya dengan tetap menjaga kebersihan dan menjauhkan anak dari hal-hal yang memicu reaksi alergi seperti debu yang kerap kali menempel di titik-titik yang sering ditempati anak seperti di kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dan sebagainya. Menjaga rumah tetap bersih akan menjauhkan anak dari alergi yang akan memicu anak untuk terkena asma.

3. Memberikan ASI eksklusif
Menyusui melindungi bayi dari ancaman berbagai jenis infeksi. Studi menunjukkan bahwa pemberian ASI dapat membantu mencegah anak-anak untuk menderita asma. Memberikan ASI kepada anak sangat penting. Menurut sebuah lembaga di Amerika yang menyoroti permasalahan asma dan imunologi (AAAAI), infeksi paru-paru pada bayi dikaitkan dengan perkembangan asma. Mereka menyebutkan bahwa menyusui dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi sehingga efektif dalam menangkal infeksi dan asma.

4. Hindari hewan peliharaan di rumah
Sebagian besar anak-anak alergi terhadap bulu hewan peliharaan, oleh sebab itu sebaiknya anda tidak memiliki hewan peliharaan di rumah. Memiliki hewan peliharaan di rumah dapat menimbulkan reaksi alergi anak anda yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya asma.
Anak Pendek Berisiko Terkena Penyakit Degeneratif

Anak Pendek Berisiko Terkena Penyakit Degeneratif

Anak bertubuh pendek akan dihadapkan dengan berbagai masalah kesehatan. Yakni rentan terkena penyakit degeneratif seperti stroke, gangguan jantung, hipertensi, kanker, dan diabetes.

Selain itu, kecerdasan otak anak pendek umumnya lebih rendah dibandingkan teman-temannya yang memiliki tinggi tubuh normal. Pertumbuhan organ anak pendek mengalami hambatan, termasuk otak. Semakin banyak generasi yang bertubuh pendek, semakin banyak pula penerus bangsa yang berpotensi terkena penyakit degeneratif dan berinteligensia rendah.

Sekedar informasi, jumlah anak pendek di Indonesia sudah mencapai 7 juta orang, atau 36% dari jumlah anak. Indonesia adalah negara dengan jumlah anak pendekterbanyak kelima. Peringkat pertama adalah India, China, Nigeria, dan juga Pakistan.
10 Cara Untuk Membuat Anak Anda Lebih Pintar

10 Cara Untuk Membuat Anak Anda Lebih Pintar


Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan otak anak anda, diantaranya adalah faktor gizi. Namun masih banyak hal-hal lain yang ternyata dapat meningkatkan kecerdasan otak anak. Apa sajakah itu? Berikut adalah 10 hal yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak sehingga dapat membuat mereka lebih pintar, diantaranya adalah :
1. Bermain Permainan Asah Otak
Hal ini telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan otak kanan anak anda. Catur, teka-teki silang, ataupun permainan tebak-tebakan dapat melatih otak anak anda. Permainan seperti Sudoku bisa menjadi permainan yang menyenangkan sekaligus melatih pemikiran strategis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang kompleks. Jaga terus permainan asah otak ini di sekitar rumah dan ajak anak anda untuk membantu anda dalam memecahkan masalah yang rumit.

2. Belajar Musik
Mendengarkan anak anda bermain musik mungkin tidak selalu menyenangkan bagi anda, namun pelajaran musik dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk mengasah otak kanan. Berdasarkan sebuah penelitian oleh para peneliti dari Universitas Toronto, pelajaran musik tampaknya bermanfaat bagi perkembangan IQ dan akademik anak. Penelitian tersebut menemukan bahwa belajar musik di masa kecil akan berpengaruh pada hasil (nilai) yang lebih bagus saat di SMU, dan IQ yang tinggi ketika dewasa.

3. ASI
ASI adalah makanan yang bagus untuk otak bayi. Penelitian secara konsisten telah menunjukkan bahwa menyusui memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan bayi. ASI dapat mencegah infeksi berbahaya dan merupakan sumber makanan penting. Peneliti Denmark telah menemukan bahwa menyusui dapat membuat bayi menjadi sehat dan cerdas. Studi ini mengatakan bahwa bayi yang diberi ASI selama sembilan bulan, tumbuh secara signifikan dan lebih cerdas daripada mereka yang menyusui hanya selama satu bulan atau kurang.

4. Olahraga
Studi yang dilakukan oleh peneliti Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar. Berolahraga dapat mendorong anak lebih percaya diri, mampu bekerja secara tim, dan berjiwa kepemimpinan.

5. Bermain video game
Terkejut…? Mungkin banyak dari anda yang tidak setuju dengan poin ini, dan memang benar banyak jenis permainan pada video game yang mempunyai efek negatif bagi anak, seperti permainan bertema kekerasan dan lainnya, yang tidak ada hubungannya dengan kecerdasan otak. Namun masih banyak juga permainan video game yang bersifat edukatif dan mampu meningkatkan perkembangan otak anak lebih cepat. Sebuah studi terbaru yang dilakukan di University of Rochester menemukan bahwa peserta yang bermain video game belajar isyarat visual jauh lebih cepat daripada rekan-rekan mereka. Namun demikian, anda sebagai orang tua harus benar-benar menyeleksi dengan ketat permainan apa yang layak bagi anak anda.

6. Gizi yang terpenuhi
Singkirkan makanan-makanan tidak sehat seperti ‘junk food’ dari hadapan anak anda dan ganti dengan makanan yang tinggi akan gizi. Anak yang gizinya terpenuhi dapat berpengaruh baik bagi mental dan perkembangan motorik, terutama anak usia dini khususnya dalam 2 tahun pertama kehidupannya. Sebagai contoh, anak-anak membutuhkan zat besi untuk perkembangan otak yang lebih baik, jadi jika kekurangan zat besi maka impuls saraf akan bergerak lebih lambat. Oleh sebab itu jaga kebutuhan gizi anak anda dengan makanan-makanan yang sehat agar meningkatkan perkembangan otak anak anda menjadi lebih baik.

7. Menggali dan Menjaga Rasa Keingintahuan
Para ahli mengatakan bahwa orang tua yang mendorong dan menjaga anak-anak mereka untuk menggali hal-hal baru, mengajarkan mereka akan pelajaran yang berharga : bahwa mencari pengetahuan adalah sangat penting. Dukunglah hobi anak-anak anda selama itu positif, jangan bosan-bosan menjawab pertanyaan-pertanyaan anak yang mungkin remeh bagi anda, dan ajarkan keahlian-keahlian baru pada mereka. Hal tersebut dapat membantu perkembangan otak anak anda ke arah yang lebih intelektual.

8. Membaca
Membaca sangat baik untuk perkembangan otak anak. Membaca adalah cara untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif pada anak-anak dari segala usia. Ajari anak-anak anda untuk membaca sedini mungkin dan dorong mereka agar senantiasa gemar membaca.

9. Menguatkan Kepercayaan Diri
Pada usia remaja, anak-anak dapat menjadi mangsa berpikir negatif yang dapat membatasi potensi mereka. Psikolog anak mendorong orang tua untuk menguatkan anak-anak mereka secara positif dengan dorongan dan keyakinan yang optimis. Partisipasi dalam olahraga tim dan kegiatan sosial lainnya juga membantu membangun kepercayaan diri anak.

10. Sarapan
Sarapan dapat meningkatkan memori, konsentrasi dan belajar. Anak-anak yang tidak makan sarapan cenderung lebih mudah lelah, menjadi lebih mudah marah, dan bereaksi lebih cepat daripada mereka yang memulai hari dengan sarapan. Jadi jangan biarkan anak anda untuk tidak sarapan, karena sarapan dapat membantu anak-anak Anda tetap fokus dan aktif selama jam sekolah.

Perbedaan Kanker pada Orang Dewasa dan Anak

Perbedaan Kanker pada Orang Dewasa dan Anak

Kanker bisa terjadi pada siapapun, baik pada orang dewasa maupun pada anak. Akan tetapi tentu ada perbedaan kanker pada orang dewasa dan anak. Baik dari jenis kanker, pengobatan, penyebab, dan masih banyak lagi.

1.       Penyebab Penyakit kanker pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti rokok dan alkohol. Penyakit kanker pada anak biasanya disebabkan karena kelainan genyang dialami oleh anak. Kelainan ini bisa dialami semenjak masih dalam kandungan. Oleh karenanya, bila kanker pada orang dewasa bisa dicegah, tidak dengan kanker pada anak yang diakibatkan oleh orang tuanya.

2.       Diagnosis
Kanker
pada anak biasanya tidak mudah untuk di diagnosis awal, oleh karenanya biasanya kanker pada anak sulit diatasi. Karena penyebarannya biasanya sudah mencapai di atas 70%. Sedangkan kanker pada orang dewasa bisa di diagnosis sejak dini sehingga masih bisa diatasi. Penyebarannya pun masih di bawah 50%.


3.       Jenis Salah satu perbedaan kanker pada orang dewasa dan anak adalah jenis kankernya. Jenis kanker yang biasanya terjadi pada anak berbeda pada yang biasa terjadi pada orang dewasa. Kanker yang biasa terjadi pada anak adalah kanker otak, kanker tulang, linfoma, serta leukimia. Orang dewasa juga bisa mengalami kanker tersebut, namun biasanya kanker yang terjadi pada orang dewasa adalah kanker paru-parung, kanker usus, kanker payudara, serta kanker hati.

4.       Pengobatan Pengobatan kanker pada anak akan lebih mudah dibandingkan pengobatan kanker pada orang dewasa meskipun teknik yang digunakan sama. Hal ini dikarenakan biasanya orang dewasa memiliki risiko penyakit berat lainnya seperti penyakit hati, diabetes, atau penyakit jantung. Sedangkan anak-anak biasanya belum memiliki risiko penyakit tersebut sehingga lebih mudah mengaplikasikan teknik pengobatan kanker pada anak. Akan tetapi, anak-anak justru riskan terhadap efek samping dari perawatan dan pengobatan kanker.


Memang terdapat perbedaan kanker pada orang dewasa dan anak, namun tetap saja keduanya membutuhkan perhatian dari keluarga dan teman agar semangat melawan kanker dalam tubuh mereka.
Back To Top